Magelang, 12 Februari 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit/wabah zoonosis prioritas di Kota Magelang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipatif dalam upaya pencegahan dan pengendalian potensi wabah penyakit yang dapat berdampak luas kepada masyarakat.
Rapat koordinasi diikuti oleh berbagai unsur lintas sektor, antara lain:
- Epidemiolog Puskesmas se-Kota Magelang
- Dinas Kesehatan Kota Magelang
- Puskesmas se-Kota Magelang
- Dinas Sosial Kota Magelang
- Dinas Pertanian dan Pangan
- Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan)
- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antarinstansi dalam pemantauan serta penanganan penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.
Berdasarkan hasil pemaparan dalam rakor, perkembangan kasus zoonosis prioritas di Kota Magelang hingga bulan Februari 2026 dinyatakan NIHIL.
Adapun penyakit yang saat ini mendominasi di masyarakat adalah:
- Diare
- ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)
Selain itu, dilaporkan terdapat 5 (lima) kejadian akibat gigitan hewan, meliputi gigitan tikus, kucing, anjing, dan kera. Seluruh pasien telah mendapatkan penanganan medis berupa Vaksin Anti Rabies (VAR) sesuai prosedur. Saat ini, seluruh pasien dinyatakan sembuh dan bebas dari rabies maupun leptospirosis.
Puskeswan Kota Magelang juga melaporkan sejumlah kasus penyakit zoonosis non-prioritas pada hewan, dengan rincian sebagai berikut:
- Scabies: 76 kasus
- Dermatophytosis: 10 kasus
- Infestasi kuku: 5 kasus
- Cacingan: 189 kasus
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Puskeswan Kota Magelang menyediakan saluran HOTLINE 0821-3500-4300 untuk konsultasi dan pelaporan terkait kesehatan hewan.
Melalui rakor ini, BPBD Kota Magelang menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam deteksi dini, pencegahan, serta penanganan cepat apabila terjadi peningkatan kasus zoonosis. Pendekatan kolaboratif menjadi kunci dalam menjaga stabilitas kesehatan masyarakat serta meminimalisir potensi Kejadian Luar Biasa (KLB).
BPBD Kota Magelang mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, memastikan kesehatan hewan peliharaan, serta segera melapor kepada fasilitas kesehatan atau instansi terkait apabila menemukan gejala penyakit yang berpotensi zoonosis.