Magelang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang melaksanakan kaji cepat terhadap kejadian tanah longsor yang terjadi di Kampung Canguk, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, pada Selasa, 20 Januari 2026.
Kejadian longsor dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.21 WIB. Longsor berupa runtuhnya talud di bibir Sungai Elo, yang dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi dan menyebabkan terjadinya erosi pada bantaran sungai.
Talud yang longsor tersebut berada di lahan milik Bp. Jono, warga Magersari, serta Ibu Lisa, warga Sambung. Akibat longsoran tersebut, kondisi bantaran sungai menjadi labil dan berpotensi menimbulkan longsor susulan.
Hasil kaji cepat BPBD Kota Magelang menunjukkan bahwa terdapat sebuah bangunan rumah yang ditempati oleh Bp. Slamet Suratno yang berjarak sekitar 8 meter dari lokasi longsoran. Bangunan tersebut dinilai berpotensi terdampak dan berisiko roboh apabila erosi di bantaran Sungai Elo terus berlanjut.
BPBD Kota Magelang telah melakukan pendataan, dokumentasi, serta koordinasi dengan perangkat wilayah setempat untuk langkah penanganan selanjutnya. Masyarakat di sekitar lokasi kejadian diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada saat hujan dengan intensitas tinggi, serta segera melapor apabila terjadi tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan di sekitar sungai.
BPBD Kota Magelang terus mengingatkan masyarakat agar tetap waspada memasuki musim penghujan guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor dan banjir.