Magelang — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang melaksanakan giat pemotongan rumpun bambu yang berpotensi menimbulkan longsor di wilayah Tidar Campur RT 04/RW 01, Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, pada Kamis, 4 Desember 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama warga setempat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Linmas, aparat Kelurahan Tidar Selatan, serta Kecamatan Magelang Selatan sebagai langkah mitigasi bencana untuk mengurangi risiko tanah longsor, terutama di musim penghujan.
Pemotongan rumpun bambu dilakukan karena kondisi tanaman yang tumbuh lebat di area dengan kontur tanah miring dinilai berpotensi menambah beban tanah dan meningkatkan risiko terjadinya longsor. Sejak pagi hari, seluruh unsur yang terlibat bergotong royong melakukan penebangan, pemotongan, serta pembersihan sisa-sisa bambu di sekitar lokasi.
Kepala BPBD Kota Magelang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata upaya pencegahan bencana berbasis kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Mitigasi dini sangat penting dilakukan untuk menekan potensi ancaman bencana dan menjaga keselamatan warga yang bermukim di sekitar titik rawan.
Pemerintah Kelurahan Tidar Selatan dan Kecamatan Magelang Selatan turut mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan ini. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi potensi bencana.
Dengan terlaksananya giat pemotongan rumpun bambu tersebut, diharapkan potensi terjadinya longsor di wilayah Tidar Campur dapat diminimalisir, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar. Kegiatan diakhiri dengan pembersihan area dan pemantauan lanjutan terhadap kondisi lingkungan di lokasi rawan bencana.