Kota Magelang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang melaksanakan kaji cepat kejadian tanah longsor di Kampung Ngembik Lor, Kelurahan Kramat Selatan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, pada Selasa, 17 Februari 2026.
Kejadian tanah longsor tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Kota Magelang pada Minggu, 15 Februari 2026. Curah hujan yang tinggi menyebabkan kondisi tanah menjadi labil sehingga mengakibatkan longsoran pada area tebing di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil kaji cepat di lapangan, longsor terjadi pada tebing dengan panjang kurang lebih 3 meter dan tinggi sekitar 2 meter. Jarak antara tebing dengan aliran sungai diperkirakan sekitar 3 meter. Kondisi ini berpotensi menimbulkan longsor susulan, terutama karena struktur tanah yang masih labil dan adanya aliran air di sekitar tebing.
Potensi longsor susulan tersebut membahayakan sebuah warung yang berada di dekat lokasi tebing. Warung yang terdampak diketahui milik Ibu Supriyati, dengan kondisi bangunan yang tidak memiliki pondasi permanen sehingga sangat rentan apabila terjadi pergerakan tanah lanjutan.
BPBD Kota Magelang telah melakukan asesmen awal, koordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan setempat, serta memberikan imbauan kepada pemilik warung agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di area rawan longsor. Langkah mitigasi lanjutan akan dilakukan sesuai dengan hasil kajian teknis dan perkembangan kondisi cuaca.
BPBD Kota Magelang mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar tebing dan aliran sungai, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di tengah kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang masih tinggi.