Author: AdminBpbd

  • SRU Tracking

    SRU Tracking BPBD – Google Sheets Backend

    Navigasi Pelacak GPS SAR

    OK

    🚨 OPERASI SAR:
    Status GPS Anda: Menginisialisasi…

    Daftar Regu & Posko SAR:

    Regu / Nama (Klik) No. HP / WA Warna Status GPS Total Jarak Luas Area Temuan / Waypoints
    Belum ada regu terhubung…

    💬 Radio Chat Komunikasi Lapangan:

    Belum ada pesan…
  • Komitmen Bersama Implementasi Aplikasi SMAL dan Pelaksanaan SAMBUT #4 Perkuat Ketangguhan Kebencanaan di Kota Magelang

    Komitmen Bersama Implementasi Aplikasi SMAL dan Pelaksanaan SAMBUT #4 Perkuat Ketangguhan Kebencanaan di Kota Magelang

    Magelang, 30 Mei 2026– Bertempat di Padepokan Pencak Silat Kembang Setaman, Kp. Kiringan, Tidar Utara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang bersama Dinas Sosial Kota Magelang, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang menandatangani Komitmen Bersama Implementasi dan Kolaborasi Data Logistik Kebencanaan melalui aplikasi SMAL (Sistem Manajemen Logistik Kebencanaan), Sabtu (30/5).

    Penandatanganan komitmen bersama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan untuk mewujudkan pengelolaan logistik kebencanaan yang cepat, tepat, transparan, dan terintegrasi di Kota Magelang.

    Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan PMI Kota Magelang, Dinas Sosial Kota Magelang, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, serta relawan kebencanaan yang selama ini menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan bencana di Kota Magelang.

    Melalui komitmen bersama tersebut, para pihak sepakat untuk mendukung implementasi aplikasi SMAL sebagai sistem pengelolaan data logistik kebencanaan, melaksanakan kolaborasi dan integrasi data sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, serta menyediakan dan memperbarui data logistik secara berkala dan berkelanjutan.

    Selain itu, para pihak juga berkomitmen untuk mendukung keterbukaan informasi logistik kebencanaan sebagai bentuk transparansi pelayanan publik, memperkuat koordinasi dan komunikasi antar pemangku kepentingan, menjaga keamanan dan akurasi data, serta mendukung keberlanjutan pengembangan aplikasi SMAL sebagai inovasi digital dalam pengelolaan logistik kebencanaan di Kota Magelang.

    Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang, Puji Hartono, menyampaikan bahwa implementasi aplikasi SMAL merupakan langkah penting dalam memperkuat tata kelola logistik kebencanaan yang lebih efektif dan akuntabel.

    “Melalui komitmen bersama ini, kami ingin memastikan bahwa pengelolaan logistik kebencanaan dapat dilakukan secara terintegrasi, cepat, dan tepat sasaran. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menghadirkan pelayanan kebencanaan yang lebih responsif serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang akurat,” ujar Puji Hartono.

    Ketua PMI Kota Magelang, Suryantoro, yang hadir dan turut menandatangani komitmen tersebut menyambut baik langkah kolaborasi ini. Ia berharap koordinasi rutin antarinstansi dan pemangku kepentingan dapat terus dilakukan guna meningkatkan sinergi dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kota Magelang.

    Penandatanganan komitmen bersama ini dirangkaikan dengan kegiatan SAMBUT (Sabtu Membangun Kebersamaan dan Ketangguhan) #4, yang merupakan kegiatan rutin bulanan yang digagas oleh relawan kebencanaan Kota Magelang sebagai wadah peningkatan kapasitas, penguatan jejaring, dan pembangunan semangat kebersamaan antarrelawan.

    Pada penyelenggaraan SAMBUT #4, tema yang diangkat adalah Basic Rope (tali temali dasar), yaitu pelatihan dasar penggunaan tali yang memiliki peran penting dalam berbagai kegiatan penanganan bencana, khususnya operasi evakuasi dan penyelamatan. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh penguatan kapasitas teknis yang dapat mendukung pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan di lapangan.

    Komitmen bersama implementasi aplikasi SMAL dan pelaksanaan SAMBUT #4 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kesiapsiagaan, serta membangun sistem penanggulangan bencana yang semakin efektif dan responsif di Kota Magelang.

  • BPBD Kota Magelang Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas TRC Multisektor se-Jawa Tengah

    BPBD Kota Magelang Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas TRC Multisektor se-Jawa Tengah

    Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia penanggulangan bencana, BPBD Kota Magelang mengikuti kegiatan Peningkatan Kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) Multisektor Provinsi Jawa Tengah dan BPBD Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah yang dilaksanakan pada Kamis–Jumat, 21–22 Mei 2026 di Lorin Syariah, Jl. Adisucipto No. 47, Gonilan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

    Kegiatan tersebut diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari unsur TRC Multisektor Provinsi Jawa Tengah dan perwakilan BPBD Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. BPBD Kota Magelang menugaskan 1 (satu) orang Analis Kebencanaan Ahli Muda Bidang Kedaruratan dan Logistik untuk mengikuti kegiatan tersebut sebagai upaya peningkatan kapasitas personel dalam penanganan darurat bencana.

    Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, yang dalam arahannya menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor, optimalisasi perencanaan operasi, serta peningkatan kesiapsiagaan personel TRC dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Jawa Tengah.

    Selama pelatihan, peserta mendapatkan sejumlah materi strategis, antara lain:

    * Strategi Optimalisasi Rencana Operasi (RenOps) pada proses Penanganan Darurat  Bencana;

    * Pengendalian Operasi Lapangan TRC PB;

    * Strategi dan Kebijakan Penanggulangan Bencana di Kabupaten

    Banjarnegara;

    * Best Practice Penanganan Darurat Bencana, motivasi dan arahan bagi TRC Provinsi/Kabupaten/Kota;

    * Simulasi penyusunan Rencana Operasi (RenOps) dan kinerja TRC pada Pos PDB.

    Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan simulasi dan diskusi kelompok terkait penyusunan rencana operasi penanganan darurat bencana berbasis skenario kejadian, sehingga peserta dapat memahami mekanisme koordinasi dan pengendalian operasi lapangan secara terpadu.

    Melalui kegiatan ini, BPBD Kota Magelang memperoleh sejumlah rekomendasi untuk penguatan kapasitas daerah, di antaranya aktivasi TRC lintas sektoral yang telah dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Magelang serta pelaksanaan simulasi penanganan darurat bencana dalam bentuk Table Top Exercise (TTX) maupun Command Post Exercise (CPX) berdasarkan rencana kontinjensi yang telah disusun BPBD Kota Magelang. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan, koordinasi, dan profesionalisme personel penanggulangan bencana dalam memberikan pelayanan cepat, tepat, dan terpadu kepada masyarakat saat terjadi keadaa

  • BPBD Kota Magelang Gelar Simulasi Penanganan Kekeringan dan Distribusi Air Bersih

    BPBD Kota Magelang Gelar Simulasi Penanganan Kekeringan dan Distribusi Air Bersih

    Kota Magelang — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang melaksanakan simulasi penanganan kekeringan dan distribusi air bersih di wilayah Kota Magelang pada Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan penyaluran air bersih dari PDAM Kota Magelang akibat kondisi cuaca maupun situasi darurat lainnya.

    Dalam simulasi tersebut, BPBD Kota Magelang melaksanakan kegiatan dropping air bersih untuk membantu warga di Lingkungan Tidar Baru, Kelurahan Magersari, Kota Magelang. Distribusi air bersih dilakukan sebagai bentuk respon cepat dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi saat terjadi keterbatasan pasokan air.

    Kegiatan simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, kesiapan personel, serta efektivitas penanganan apabila sewaktu-waktu terjadi kekeringan atau gangguan layanan air bersih di wilayah Kota Magelang. Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi pentingnya menjaga ketersediaan air dan menggunakan air secara bijak.

    BPBD Kota Magelang mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menghemat penggunaan air demi menjaga keberlangsungan sumber daya air di masa mendatang.

    “Setetes air hari ini adalah kehidupan esok hari. Mari bersama-sama menjaga dan menghemat penggunaan air demi masa depan yang lebih baik,” menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin siap menghadapi potensi bencana kekeringan serta mampu menerapkan budaya hemat air dalam kehidupan sehari-hari.

    AYO BIJAK GUNAKAN AIR! 💧
    HEMAT AIR, SELAMATKAN KEHIDUPAN! 💙

  • Sinergi Hadapi Kemarau!

    Sinergi Hadapi Kemarau!

    Kota Magelang – Senin 11 Mei 2026 BPBD Kota Magelang terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi potensi bencana pada musim kemarau melalui pelaksanaan rapat rutin bersama berbagai unsur terkait. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memantapkan upaya ketangguhan daerah serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai risiko bencana.

    Dalam rapat tersebut, BPBD Kota Magelang membahas berbagai strategi antisipasi dan langkah mitigasi guna menghadapi dampak musim kemarau, seperti kekeringan, krisis air bersih, hingga potensi kebakaran lahan dan lingkungan. Koordinasi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan seluruh pihak dapat bergerak cepat dan terintegrasi apabila terjadi kondisi darurat.

    Selain memperkuat kesiapan personel dan sarana pendukung, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan serta mengurangi risiko bencana di masyarakat.

    BPBD Kota Magelang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan melakukan langkah sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan, bijak menggunakan air, serta segera melaporkan potensi kejadian bencana kepada pihak terkait.

    Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat, diharapkan Kota Magelang dapat semakin tangguh dalam menghadapi musim kemarau serta mampu meminimalkan dampak risiko bencana demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.