Author: AdminBpbd

  • BPBD Kota Magelang Gelar RAKOR Evaluasi Penanggulangan Bencana Jelang Musim Kemarau 2026

    BPBD Kota Magelang Gelar RAKOR Evaluasi Penanggulangan Bencana Jelang Musim Kemarau 2026

    Kota Magelang, Jumat, 8 Mei 2026 — BPBD Kota Magelang menggelar Rapat Koordinasi (RAKOR) Evaluasi Penanggulangan Bencana bersama Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Magelang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi potensi bencana memasuki musim kemarau tahun 2026.

    Rapat koordinasi tersebut membahas berbagai langkah strategis dalam mengantisipasi potensi bencana yang dapat terjadi selama musim kemarau, seperti kekeringan, kebakaran lahan, krisis air bersih, serta berbagai risiko bencana lainnya yang berpotensi muncul di wilayah Kota Magelang.

    Selain evaluasi penanganan bencana yang telah dilaksanakan sebelumnya, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antar personel TRC PB BPBD Kota Magelang dalam meningkatkan respons cepat dan efektivitas penanganan apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.

    BPBD Kota Magelang menekankan pentingnya kesiapan personel, peralatan, serta komunikasi yang terintegrasi guna mendukung pelaksanaan penanggulangan bencana secara optimal. Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana selama musim kemarau dan turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan sekitar.

    Melalui RAKOR ini, diharapkan seluruh unsur penanggulangan bencana dapat semakin solid dan sigap dalam menghadapi berbagai potensi risiko bencana demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kota Magelang.

  • AYO! Jaga Sungai Kita agar Terhindar dari Bencana

    AYO! Jaga Sungai Kita agar Terhindar dari Bencana

    Kota Magelang — BPBD Kota Magelang bersama berbagai unsur melaksanakan kegiatan Merti Kali di kawasan Sanden Sport Centre sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya nyata mendukung program ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

    Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, instansi pemerintah, serta komunitas lingkungan yang bersama-sama turun langsung membersihkan area sungai dan sekitarnya. Semangat gotong royong tampak dalam aksi bersih sungai yang dilakukan demi menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat.

    Selain menjadi ajang kebersamaan, kegiatan Merti Kali juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersihan sungai untuk mencegah terjadinya banjir, pencemaran lingkungan, serta munculnya berbagai penyakit akibat lingkungan yang tidak terawat.

    BPBD Kota Magelang menegaskan bahwa sungai memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan menjadi bagian vital dalam mitigasi bencana. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai sangat dibutuhkan agar aliran air tetap lancar dan terhindar dari tumpukan sampah yang dapat memicu bencana.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk mencintai dan menjaga lingkungan semakin meningkat. Dengan sungai yang bersih dan terawat, Kota Magelang dapat menjadi wilayah yang lebih aman, sehat, resik, dan indah sesuai semangat program ASRI.

    “Ayo bersama jaga sungai kita agar terhindar dari bencana!”

  • BPBD Gelar Rapat Koordinasi Zoonosis Jelang Musim Kemarau dan Idul Adha 1447 H

    BPBD Gelar Rapat Koordinasi Zoonosis Jelang Musim Kemarau dan Idul Adha 1447 H

    Kota Magelang, Senin, 4 Mei 2026 — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar rapat koordinasi zoonosis sebagai langkah antisipatif menghadapi musim kemarau sekaligus persiapan menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H. Kegiatan ini berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor guna memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi penanganan penyakit zoonosis di wilayah Kota Magelang.

    Rapat koordinasi tersebut dihadiri para epidemiolog dari seluruh Puskesmas se-Kota Magelang, serta perwakilan dari Dinas Sosial, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Kesehatan, PMI, dan BAZNAS. Kehadiran seluruh pemangku kepentingan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan pengendalian potensi penyebaran penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia.

    Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai strategi mitigasi dan langkah preventif menghadapi meningkatnya risiko penyakit zoonosis selama musim kemarau, termasuk pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Idul Adha. Selain itu, koordinasi lintas instansi juga difokuskan pada kesiapan tenaga kesehatan, edukasi masyarakat, serta mekanisme pelaporan dan penanganan cepat apabila ditemukan kasus di lapangan.

    BPBD menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga kesehatan masyarakat dan memastikan pelaksanaan ibadah kurban berjalan aman, sehat, dan sesuai dengan ketentuan kesehatan hewan maupun kesehatan masyarakat.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh instansi terkait dapat meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat komitmen bersama dalam upaya pencegahan penyakit zoonosis di Kota Magelang.

  • BPBD Kota Magelang Laksanakan Penanganan Pohon Berpotensi Tumbang di Kampung Dalangan

    BPBD Kota Magelang Laksanakan Penanganan Pohon Berpotensi Tumbang di Kampung Dalangan

    Kota Magelang, 19 April 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang melaksanakan kegiatan penanganan pohon berpotensi tumbang di Kampung Dalangan RT.01/RW.08, Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, pada Minggu (19/4).

    Informasi kejadian diterima melalui grup WhatsApp BPBD Kota Magelang dari Bapak Hadi Sutopo selaku Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang. Berdasarkan hasil survei lapangan serta laporan warga yang diterima pada 17 April 2026, ditemukan sebuah pohon lapuk yang tumbuh di area talud irigasi Kampung Dalangan.

    Posisi pohon diketahui sangat condong ke arah tambak ikan milik warga dan berpotensi tumbang sewaktu-waktu. Apabila pohon tersebut roboh, dikhawatirkan dapat menutup saluran utama mata air yang menjadi sumber aliran bagi tambak warga di sekitar lokasi.

    Potensi dampak dari kondisi tersebut meliputi 8 tambak ikan milik warga serta pemandian umum masyarakat yang memanfaatkan aliran air dari saluran irigasi tersebut.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Minggu, 19 April 2026 pukul 07.00 WIB, personel BPBD Kota Magelang menuju lokasi untuk melaksanakan penanganan dengan melakukan pemangkasan dan penebangan pohon secara aman serta terkendali agar tidak menimbulkan kerusakan pada fasilitas warga.

    Berkat penanganan cepat yang dilakukan, potensi bahaya dapat diminimalisir dan saluran irigasi tetap berfungsi normal. Kegiatan berjalan lancar dengan dukungan warga setempat.

    BPBD Kota Magelang mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan pohon lapuk, miring, atau berpotensi tumbang, terutama yang berada dekat permukiman, jalan umum, maupun fasilitas vital warga.

    BPBD Kota Magelang terus berkomitmen melakukan upaya mitigasi dan respons cepat guna menjaga keselamatan masyarakat serta meminimalkan risiko bencana di wilayah Kota Magelang.

  • BPBD Kota Magelang Gelar Sosialisasi Kebencanaan dan Simulasi P3K Sahabat Sekolah

    BPBD Kota Magelang Gelar Sosialisasi Kebencanaan dan Simulasi P3K Sahabat Sekolah

    Kota Magelang, 17 April 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang melaksanakan kegiatan sosialisasi kebencanaan dan simulasi dengan tema Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Sahabat Sekolah sebagai upaya mewujudkan sekolah tangguh bencana di Kota Magelang.

    Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membangun generasi muda yang tangguh, sigap, dan siap menghadapi berbagai risiko bencana maupun kondisi darurat di lingkungan sekolah. Melalui edukasi dan praktik langsung, para peserta diberikan pemahaman mengenai dasar-dasar kebencanaan, kesiapsiagaan, serta tata cara memberikan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan.

    Dalam simulasi yang dilaksanakan, peserta diajarkan penanganan awal terhadap korban cedera ringan, evakuasi sederhana, serta pentingnya koordinasi dan ketenangan saat menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana maupun insiden kecelakaan.

    BPBD Kota Magelang menegaskan bahwa satuan pendidikan memiliki peran penting sebagai lingkungan belajar yang aman dan siap siaga. Oleh karena itu, penguatan budaya sadar bencana sejak dini menjadi bagian penting dalam menciptakan sekolah yang tangguh.

    Melalui kegiatan ini, BPBD Kota Magelang mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersama-sama mewujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di setiap sekolah.

    Ayo wujudkan sekolah aman bencana di sekolah kita. Bangun masyarakat yang tangguh menghadapi bencana.