Author: Admin BPBD

  • BPBD Kota Magelang Bersama Lintas Sektoral Gelar Kerja Bakti Bersih Sungai dan Talud Kali Gandekan

    BPBD Kota Magelang Bersama Lintas Sektoral Gelar Kerja Bakti Bersih Sungai dan Talud Kali Gandekan

    Magelang, 7 Agustus 2026 – BPBD Kota Magelang turut berpartisipasi dalam kegiatan kolaborasi lintas sektoral melalui Kerja Bakti Massal Bersih Sungai dan Talud Kali Gandekan yang dilaksanakan di Jl. Beringin VI, Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Kota Magelang Tahun 2026, sebagai wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang aman, bersih, dan tangguh.

    Kerja bakti difokuskan pada pembersihan aliran sungai serta perawatan talud dari sampah, material, dan berbagai hambatan yang dapat mengganggu kelancaran aliran air. Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah mitigasi untuk mengurangi potensi banjir serta menjaga kelestarian lingkungan di sekitar Kali Gandekan.

    Kegiatan gotong royong ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai. Pencegahan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

    🌊 Bersih sungainya,
    💚 Sehat warganya,
    🏙️ Aman kotanya!

    Jangan tunggu sampai tanggul atau talud jebol baru kita tersadar. Mari ambil bagian menjadi agen perubahan dengan memulai kepedulian dari lingkungan terdekat kita. 

  • Waspada El Niño 2026, BPBD Kota Magelang Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Hadapi Musim Kemarau

    Waspada El Niño 2026, BPBD Kota Magelang Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Hadapi Musim Kemarau

    Magelang, 5 Agustus 2026 – Menghadapi puncak musim kemarau dan potensi dampak El Niño 2026, Pemerintah Kota Magelang memperkuat kesiapsiagaan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral yang dilaksanakan di Polres Magelang Kota.

    Dalam rapat tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang menyampaikan sejumlah hal penting terkait kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi, termasuk potensi kekeringan dan kebakaran. Pembahasan meliputi dampak ancaman pada berbagai sektor, protokol pengaktifan status siaga darurat, alur pengelolaan risiko kebakaran dan dampaknya, serta kesiapan personel dan peralatan penanggulangan bencana.

    Untuk memperkuat respons bersama, Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang juga menyampaikan 5 arahan tindakan lintas instansi, yaitu:

    1. Sinkronisasi komando dan koordinasi antarinstansi.
    2. Patroli gabungan untuk deteksi dan pencegahan dini.
    3. Penguatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat.
    4. Penegakan hukum terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
    5. Aktivasi Posko SKPDB sebagai pusat koordinasi dan pengendalian penanganan bencana.

    BPBD Kota Magelang mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan selama musim kemarau.

    🚫 Stop membakar sampah untuk mencegah kebakaran lahan dan lingkungan.
    💧 Hemat penggunaan air bersih dalam aktivitas sehari-hari.
    ⚠️ Jaga kesehatan dan tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit seperti ISPA dan DBD.

    Mari bersama-sama menghadapi musim kemarau dengan kesiapsiagaan, kepedulian, dan aksi nyata demi mewujudkan Kota Magelang yang aman dan tangguh bencana.

  • BPBD Kota Magelang Gelar Latihan Gabungan Simulasi High Angle Rescue Technique (HART)

    BPBD Kota Magelang Gelar Latihan Gabungan Simulasi High Angle Rescue Technique (HART)

    Magelang, 30 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi kondisi darurat, BPBD Kota Magelang bersama berbagai instansi dan komunitas relawan menggelar Latihan Gabungan Simulasi High Angle Rescue Technique (HART) pada Kamis (30/7/2026).

    Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur penanggulangan bencana dan kedaruratan, di antaranya BPBD Kota Magelang, BASARNAS, Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR), Palang Merah Indonesia (PMI), Public Safety Center (PSC), Tagana, serta komunitas relawan. Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam memperkuat kemampuan penanganan kondisi darurat di wilayah Kota Magelang.

    Latihan gabungan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi antarinstansi, serta meningkatkan penguasaan teknik penyelamatan di medan vertikal (High Angle Rescue Technique/HART). Kemampuan ini sangat penting dalam mendukung operasi pencarian dan pertolongan pada berbagai situasi, seperti evakuasi korban di tebing, bangunan bertingkat, jurang, maupun lokasi lain yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.

    Selama simulasi, peserta mempraktikkan berbagai teknik penyelamatan menggunakan peralatan khusus, mulai dari pemasangan sistem tali (rope system), teknik ascending dan descending, sistem pengamanan (belay), hingga prosedur evakuasi korban secara aman sesuai standar operasional. Selain meningkatkan keterampilan teknis, latihan ini juga menjadi sarana menguji komunikasi, koordinasi, dan pengambilan keputusan secara cepat dalam kondisi darurat.

    Melalui latihan bersama ini, diharapkan terbangun kesamaan prosedur dan pola koordinasi antarinstansi sehingga pelaksanaan operasi penyelamatan di lapangan dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan mengutamakan keselamatan petugas maupun korban.

    BPBD Kota Magelang menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi dan komunitas relawan yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Kolaborasi yang kuat merupakan salah satu kunci utama dalam mewujudkan sistem penanggulangan bencana yang profesional, terpadu, dan responsif.

    Ke depan, latihan gabungan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kerja sama lintas sektor, serta kesiapan menghadapi berbagai potensi bencana dan keadaan darurat di Kota Magelang.

    Bersama kita belajar, berlatih, dan bersinergi untuk kemanusiaan. Dengan koordinasi yang solid dan kemampuan yang terus ditingkatkan, kita wujudkan Kota Magelang yang semakin tangguh menghadapi bencana.