Author: Admin BPBD

  • 🌳 PERTANYAAN PENTING HARI INI

    🌳 PERTANYAAN PENTING HARI INI

    Oleh : Putri Universitas Tidar

    Sudahkah Kita Merabaskan Pohon di Sekitar Rumah Sebelum Terlambat?

    Jl. Ciliwung VII – Sebuah pohon besar tumbang pada hari kemarin dan hampir menimpa rumah warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi kita semua akan pentingnya melakukan perabasan atau pemangkasan pohon secara rutin di sekitar lingkungan tempat tinggal. ⚠️

    🌧️ Cuaca Ekstrem & Risiko Pohon Tumbang

    Memasuki musim hujan dengan intensitas angin yang cukup kencang, risiko pohon tumbang semakin meningkat. Pohon yang sudah tua, lapuk, atau memiliki cabang yang terlalu rimbun berpotensi membahayakan keselamatan penghuni rumah maupun pengguna jalan.

    Kejadian di Jl. Ciliwung VII menjadi contoh nyata bahwa kelalaian dalam perawatan pohon dapat berujung pada ancaman serius bagi keselamatan dan kerugian material.

    🏠 Pentingnya Perabasan Pohon Secara Berkala

    Perabasan atau pemangkasan pohon memiliki beberapa manfaat penting, antara lain:

    • ✅ Mengurangi risiko pohon tumbang saat hujan dan angin kencang
    • ✅ Mencegah kerusakan atap rumah dan jaringan listrik
    • ✅ Menjaga kesehatan dan pertumbuhan pohon
    • ✅ Menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertata

    Perawatan pohon sebaiknya dilakukan secara berkala, terutama untuk pohon berukuran besar yang berada dekat dengan rumah, pagar, atau jalan raya.

    🤝 Mari Tingkatkan Kepedulian Bersama

    Keselamatan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Warga diimbau untuk segera memeriksa kondisi pohon di sekitar rumah masing-masing. Jika ditemukan pohon yang berpotensi membahayakan, segera lakukan perabasan atau koordinasikan dengan pihak terkait di lingkungan setempat.

    Jangan sampai kejadian serupa terjadi di tempat kita.
    Lebih baik mencegah sebelum terlambat. 🌱

  • Kantor BPBD Kota Magelang Sukseskan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional

    Kantor BPBD Kota Magelang Sukseskan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional

    Oleh : Putri Emelia Samanda Universitas Tidar

    Dukung Gerakan Indonesia ASRI & Program Ngrawat Magelang**

    Magelang, 21 Februari 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang diperingati setiap 21 Februari sebagai momentum refleksi dan aksi nyata terhadap persoalan sampah di Indonesia, BPBD Kota Magelang melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan kantor dengan semangat kolaborasi bersama seluruh pegawai dan mitra kerja.

    Peringatan HPSN tahun ini mengusung tema “Kolaborasi Untuk Indonesia ASRI”, sebuah agenda nasional yang digalakkan pemerintah untuk mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Gerakan ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Unggulan Wali Kota Magelang “Ngrawat Magelang” yang bertujuan menciptakan kota yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan.

    Kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan di lingkungan Kantor BPBD Kota Magelang melibatkan seluruh staf dan jajaran pegawai yang secara aktif menyapu, memungut sampah, mencabut rumput liar, serta merapikan fasilitas kantor agar senantiasa bersih dan rapi. Kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada kebersihan fisik kantor, tetapi juga dimaknai sebagai bentuk budaya kerja yang peduli terhadap lingkungan.

    Kepala BPBD Kota Magelang menyampaikan bahwa partisipasi aktif semua unsur di BPBD mencerminkan komitmen instansi dalam mendukung kebijakan nasional dan program pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa bersih lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara konsisten, tidak hanya pada momentum peringatan saja.

    Langkah ini juga sejalan dengan berbagai upaya lain yang telah dilakukan di Kota Magelang, seperti gerakan Magelang Nyapu Bareng yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Magelang, di mana masyarakat dan berbagai komponen masyarakat berkumpul untuk membersihkan jalan, taman, dan lingkungan kota sebagai bagian dari implementasi Program Ngrawat Magelang.

    Melalui kegiatan bersih-bersih ini, BPBD Kota Magelang berharap dapat memberikan inspirasi kepada masyarakat luas untuk ikut serta menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pengelolaan sampah dengan benar, serta mendukung visi kota yang lebih bersih, sehat, dan asri.

    Dengan semangat Hari Peduli Sampah Nasional, gerakan kebersihan ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di seluruh sektor masyarakat di Kota Magelang.

  • BPBD Kota Magelang Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Ramadhan 1447 H

    BPBD Kota Magelang Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Ramadhan 1447 H

    Kota Magelang – BPBD Kota Magelang menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Ramadhan 1447 Hijriah sebagai upaya memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi potensi bencana di tengah puncak musim hujan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapsiagaan tetap terjaga selama bulan suci Ramadhan.

    Apel kesiapsiagaan ini menekankan pentingnya penguatan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta peningkatan komunikasi dan pelayanan informasi kepada masyarakat. Kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang masih tinggi berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, sehingga kesiapan seluruh unsur penanggulangan bencana harus tetap optimal.

    Dalam arahannya, disampaikan bahwa meskipun memasuki bulan suci Ramadhan, kesiapsiagaan petugas tidak boleh menurun. Seluruh personel diharapkan tetap dalam kondisi prima dan menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Keberadaan posko siaga bencana juga ditegaskan untuk tetap aktif dan tidak boleh kosong, guna memastikan respon cepat apabila terjadi kejadian darurat.

    Melalui apel ini, BPBD Kota Magelang mengajak seluruh jajaran dan mitra terkait untuk terus menjaga kekompakan, fokus, serta semangat pengabdian dalam melayani masyarakat, khususnya dalam upaya perlindungan keselamatan jiwa dan lingkungan.

    Di akhir kegiatan, disampaikan pula ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, dengan harapan seluruh petugas dan masyarakat senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran ibadah, serta keberkahan dan ridho dari Allah SWT.

    BPBD Kota Magelang berkomitmen untuk terus hadir dan siaga, memastikan pelayanan kebencanaan tetap berjalan optimal demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama bulan Ramadhan.

  • Kaji Cepat Kejadian Tanah Longsor di Kp. Ngembik Lor, Kota Magelang

    Kaji Cepat Kejadian Tanah Longsor di Kp. Ngembik Lor, Kota Magelang

    Kota Magelang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang melaksanakan kaji cepat kejadian tanah longsor di Kampung Ngembik Lor, Kelurahan Kramat Selatan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, pada Selasa, 17 Februari 2026.

    Kejadian tanah longsor tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Kota Magelang pada Minggu, 15 Februari 2026. Curah hujan yang tinggi menyebabkan kondisi tanah menjadi labil sehingga mengakibatkan longsoran pada area tebing di sekitar lokasi kejadian.

    Berdasarkan hasil kaji cepat di lapangan, longsor terjadi pada tebing dengan panjang kurang lebih 3 meter dan tinggi sekitar 2 meter. Jarak antara tebing dengan aliran sungai diperkirakan sekitar 3 meter. Kondisi ini berpotensi menimbulkan longsor susulan, terutama karena struktur tanah yang masih labil dan adanya aliran air di sekitar tebing.

    Potensi longsor susulan tersebut membahayakan sebuah warung yang berada di dekat lokasi tebing. Warung yang terdampak diketahui milik Ibu Supriyati, dengan kondisi bangunan yang tidak memiliki pondasi permanen sehingga sangat rentan apabila terjadi pergerakan tanah lanjutan.

    BPBD Kota Magelang telah melakukan asesmen awal, koordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan setempat, serta memberikan imbauan kepada pemilik warung agar meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di area rawan longsor. Langkah mitigasi lanjutan akan dilakukan sesuai dengan hasil kajian teknis dan perkembangan kondisi cuaca.

    BPBD Kota Magelang mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar tebing dan aliran sungai, untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di tengah kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang masih tinggi.

  • BPBD Kota Magelang Laksanakan Kaji Cepat Kejadian Tanah Longsor di Kp. Nambangan

    BPBD Kota Magelang Laksanakan Kaji Cepat Kejadian Tanah Longsor di Kp. Nambangan

    Magelang, 12 Februari 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang melaksanakan kaji cepat kejadian tanah longsor yang terjadi di Kampung Nambangan RT 05/RW 19, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, pada Kamis (12/2).

    Kejadian tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang mengguyur sebagian besar wilayah Kota Magelang pada Rabu (11/2) sekitar pukul 17.15 WIB.

    Akibat hujan tersebut, tanah makam di TPU Nambangan yang berada di lereng dengan kondisi tanah labil mengalami longsor. Material longsor dengan panjang kurang lebih 5 (lima) meter dan lebar kurang lebih 3 (tiga) meter menimpa halaman bagian depan rumah milik Bapak Sunyoto yang berada di bawah lereng.

    Menindaklanjuti laporan dari masyarakat, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Magelang segera menuju lokasi untuk melakukan:

    • Kaji cepat dan asesmen dampak kejadian
    • Pendataan kerusakan dan potensi risiko lanjutan
    • Koordinasi dengan perangkat kelurahan dan pihak terkait
    • Pemberian imbauan kepada warga sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan

    Berdasarkan hasil asesmen sementara:

    • Tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka.
    • Longsoran material tanah menutup sebagian halaman rumah warga.
    • Area lereng masih berpotensi mengalami pergerakan tanah apabila terjadi hujan susulan.

    BPBD Kota Magelang mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah lereng atau tebing dengan kondisi tanah labil, untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Warga juga diminta segera melapor apabila menemukan retakan tanah atau tanda-tanda pergerakan tanah lainnya.

    BPBD Kota Magelang terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

    Bottom of Form