Author: Admin BPBD

  • BPBD Kota Magelang Tingkatkan Kapasitas melalui Studi Komparasi Pusdalops ke BPBD Wonosobo

    BPBD Kota Magelang Tingkatkan Kapasitas melalui Studi Komparasi Pusdalops ke BPBD Wonosobo

    Jumat, 21 November 2025

    BPBD Kota Magelang laksanakan studi komparasi ke BPBD Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini dilakukan untuk berbagi ilmu dan wawasan terkait pusat pengendalian operasi. BPBD Kota Magelang menugaskan 3 personel bidang kedauratan dan logistic untuk berbagi ilmu dan pengalaman terkait manajemen pusdalops.

    BPBD Kabupaten Wonosobo pernah menangani kejadian besar saat terjadi kebocoran pipa gas H2S di lokasi pengeboran sumur Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) pada tahun 2022 yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 8 lainnya dirawat intensif.

    Pusdalops PB BPBD memegang peran penting saat kejadian mengingat dampak yang terjadi. Pengolahan data dan manajemen personel dikelola pusdalops saat terjadi kejadian bencana.

    Mengingat pentingnya peran pusdalops PB, diharapkan Pemerintah Kota dan BPBD pada khususnya untuk memberikan perhatian terkait sarana dan prasaranan yang dimilki serta personel yang mengelola.

  • BPBD Kota Magelang ikuti Pendampingan Sistem Komando Penanganan Bencanna (SKPDB) dan Kesposkokan

    BPBD Kota Magelang ikuti Pendampingan Sistem Komando Penanganan Bencanna (SKPDB) dan Kesposkokan

    Sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas personel kebencanaan. BNPB bersama BPBD Provinsi Jawa Tengah selengggarakan kegiatan pendampinggan Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana (SKPDB) dan Keposkoan pada Senin – Jumat, 17 – 21 November 2025 di Hotel Park View Semarang.

    Kegiatan diikuti oleh lebih dari 100 peserta terdiri dari BPBD Kota / Kabupaten di Jawa Tengah dan Kota Yogyakarta serta Kabupaten Sleman. Kegiatan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang penanganan bencana. Selain materi SKPDB dan Keposkoan juga dilatih penggunaan aplikasi SIMAMPU untuk melaporkan kejadian bencana yang terjadi di daerah. Tidak hanya materi namun juga dilaksanakan simulasi SKPDB melibatkan seluruh peserta dengan peran masing masing. BPBD Kota Magelang mengirimkan 2 orang personel dari Bidang Kedaruratan dan Logistik sebagai peserta.

    Diharapkan melalui kegiatan pendampingan ini, daerah bisa lebih responsive saat terjadi bencana dan mampu mendirikan pos komando. Kegiatan ini perlu terus dilatihkan dan disimulasi di daerah agar daerah tidak gagap saat terjadi bencana.

  • BPBD Kota Magelang Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Tanah Longsor di Banjarnegara

    BPBD Kota Magelang Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Tanah Longsor di Banjarnegara

    Jumat, 21 November 2025

    Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang kembali menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan melalui pengiriman bantuan untuk para korban bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Kabupaten Banjarnegara, pada Jumat (21/11/2025).

    Pengiriman bantuan dilakukan secara terkoordinasi dari kantor BPBD Kota Magelang dan dilepas langsung oleh Kepala Pelaksana Harian BPBD Kota Magelang, Mahbub Yani Arfian. Bantuan yang dikirim berupa 70 paket kebutuhan pokok, 50 lembar selimut, serta 5 paket perlengkapan keluarga, ditambah 20 paket berisi produk kebersihan pribadi yang diharapkan dapat menunjang kebutuhan dasar para warga terdampak.

    Machbub menyampaikan bahwa selain kebutuhan logistik, BPBD Kota Magelang juga turut menurunkan personel relawan untuk memperkuat pelayanan di lokasi bencana. Para relawan ini difokuskan membantu operasional dapur umum, memastikan distribusi makanan bagi para pengungsi berjalan lancar.

    Sebelumnya, BPBD Kota Magelang juga melaksanakan misi kemanusiaan serupa di wilayah terdampak bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.

    Melalui pengiriman bantuan ini, BPBD Kota Magelang menegaskan komitmennya untuk selalu hadir mendukung penanganan bencana lintas daerah. Semangat gotong royong, solidaritas, dan kepedulian terus menjadi dasar dalam setiap langkah BPBD untuk membantu sesama dan memperkuat ketangguhan masyarakat di seluruh wilayah.

  • Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Magelang belajar bareng di BPBD Kabupaten Sleman

    Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Magelang belajar bareng di BPBD Kabupaten Sleman

    Sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi TRC, BPBD Kota Magelang melakukan studi komparasi ke Pos Pakem BPBD Kabupaten Sleman. Studi Komparasi dilaksanakan pada Rabu, 19 November 2025 yang diikuti oleh 3 TRC PB BPBD Kota Magelang, 1 orang satgas PB dan 1 orang PPPK Pencarian Pertolongan.

    Kegiatan bertujuan untuk berbagi ilmu terkait dengan kegiatan TRC yang dikelola oleh BPBD Kabupaten Wonosobo.

    Rombongan diterima oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman didampingi TRC yang bertugas.

    Harapannya ilmu yang diperoleh dari studi komparasi ini dapat diterapkan di BPBD Kota Magelang sehingga tim menjadi kompeten dalam bertugas menangani bencana yang mungkin terjadi.

  • BPBD Kota Magelang Ikuti Bimtek Operasional Peralatan Penanggulangan Bencana TA 2025 di Temanggung

    BPBD Kota Magelang Ikuti Bimtek Operasional Peralatan Penanggulangan Bencana TA 2025 di Temanggung

    Temanggung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Operasional Peralatan Penanggulangan Bencana Tahun Anggaran 2025 yang diselenggarakan oleh BPBD Provinsi Jawa Tengah, bertempat di Rowo Gembongan, Dusun Gandulan, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, pada Rabu, 29 Oktober 2025.

    Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan teknis personel BPBD kabupaten/kota dalam mengoperasikan berbagai jenis peralatan penanggulangan bencana, baik pada tahap tanggap darurat maupun kesiapsiagaan. Materi bimtek mencakup pengenalan peralatan utama dan pendukung, simulasi penggunaan di lapangan, serta standar keselamatan dalam operasional peralatan.

    Peserta dari BPBD Kota Magelang turut aktif dalam seluruh sesi pelatihan, termasuk praktik lapangan yang difokuskan pada penggunaan Chainsaw, Watter Treatment portable air, Perahu Modular. Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan teknis personel semakin terasah sehingga mampu memberikan respon cepat, tepat, dan aman dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten/Kota Magelang.

    BPBD Provinsi Jawa Tengah menekankan pentingnya pemeliharaan dan kesiapan peralatan sebagai bagian dari upaya penguatan sistem tanggap darurat di daerah. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar-BPBD se-Jawa Tengah dalam mewujudkan penanggulangan bencana yang lebih efektif dan tangguh.

    (Sumber: BPBD Kota Magelang)