Author: Admin BPBD

  • BPBD Laksanakan Kerja Bakti Bersihkan Kali Gandekan Bersama TNI, POLRI, Relawan dan ASN Dinas Terkait

    BPBD Laksanakan Kerja Bakti Bersihkan Kali Gandekan Bersama TNI, POLRI, Relawan dan ASN Dinas Terkait

    Kamis, 2 Oktober 2025

    Dalam rangka mengantisipasi potensi banjir pada musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI, Polri, relawan kebencanaan, serta ASN dari sejumlah dinas terkait melaksanakan kerja bakti pembersihan aliran Kali Gandekan, pada Kamis (2/10/2025).

    Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan titik kumpul di area bantaran sungai. Aksi gotong royong ini difokuskan pada Penaganan Pohon tumbang dibantaran sungai, normalisasi aliran sungai, yaitu dengan, membersihkan sampah, serta memotong semak liar yang menghambat aliran air.

    Kepala Pelaksana BPBD dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah mitigasi struktural untuk mengurangi risiko bencana banjir, sekaligus mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.

    “Kegiatan ini adalah upaya bersama untuk mencegah banjir sejak dini. Kami berkolaborasi lintas sektor sebagai wujud sinergi pemerintah, aparat, dan relawan dalam menjaga keselamatan masyarakat,” ujarnya.

    Sebanyak ±150 personel terlibat dalam kerja bakti ini yang terdiri dari unsur BPBD, TNI, Polri, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, PMI Kota Magelang, PSDA Probolo,PPKM, SMK PIUS X Kota Magelang, serta relawan kebencanaan dari berbagai komunitas. Menggunakan  alat manual, Censow. Selain kerja bakti fisik, BPBD juga menyampaikan edukasi pengurangan risiko bencana (PRB) kepada warga sekitar bantaran sungai agar tidak membuang sampah ke sungai dan menjaga drainase lingkungan.

    “Mitigasi itu bukan hanya tugas pemerintah dan relawan, tetapi perlu kesadaran kolektif seluruh masyarakat. Sungai bersih, banjir pun bisa dicegah,” tambahnya.

    Kegiatan berlangsung hingga pukul 10.30 WIB dan berjalan dengan lancar. Sampah yang terkumpul langsung diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) oleh Dinas Lingkungan Hidup.

  • BPBD Kota Magelang Laksanakan Studi Komparasi ke BPBD Bantul

    BPBD Kota Magelang Laksanakan Studi Komparasi ke BPBD Bantul

    Magelang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang melaksanakan kegiatan studi komparasi ke BPBD Kabupaten Bantul, pada 24 /09/ 2025, dalam rangka bertukar wawasan dan pengalaman terkait manajemen logistik serta pengelolaan kesekretariatan.

    Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Sekretaris BPBD Kota Magelang Putut Handoko, S.STTP, beserta jajaran staf terkait. Rombongan BPBD Kota Magelang diterima dengan hangat oleh jajaran pimpinan dan staf BPBD Kabupaten Bantul di kantor setempat.

    Dalam sambutannya, perwakilan BPBD Kota Magelang menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat sinergi antar daerah serta memperoleh masukan mengenai tata kelola logistik kebencanaan yang efektif, transparan, dan sesuai standar prosedur. Selain itu, aspek kesekretariatan juga menjadi perhatian khusus, mengingat peran pentingnya dalam mendukung kelancaran administrasi dan koordinasi penanggulangan bencana.

    Pihak BPBD Bantul kemudian memaparkan sejumlah praktik baik (best practices) yang telah dilaksanakan, mulai dari sistem pencatatan dan distribusi logistik, strategi penyimpanan yang efisien, hingga pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung administrasi kesekretariatan.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan BPBD Kota Magelang dapat mengadopsi dan menyesuaikan berbagai pengalaman positif yang diperoleh, guna meningkatkan kesiapsiagaan, kecepatan respon, serta akuntabilitas dalam penanggulangan bencana di wilayah Kota Magelang.

    “Studi komparasi ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan dan memperkaya strategi kerja kami di lapangan. Harapannya, apa yang kami pelajari di Bantul bisa diimplementasikan di Kota Magelang,” ujar Putut Handoko, S.STTP.

    Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta penyerahan cenderamata antar kedua instansi sebagai bentuk penghargaan atas kerja sama dan persahabatan yang terjalin.

  • Relawan Kebencanaan Kota Magelang Berlatih Petakan Kawasan Rawan Bencana

    Relawan Kebencanaan Kota Magelang Berlatih Petakan Kawasan Rawan Bencana

    Asef Farid Amani

    – Minggu, 14 September 2025 | 14:42 WIB

    RELAWAN: Puluhan relawan kebencanaan mengikuti SAMBUT (Sabtu Membangun Kebersamaan untuk Ketangguhan) oleh BPBD Kota Magelang di Pendopo Mantyasih. (SM/Ist)

    MAGELANG, kedu.suaramerdeka.com – Puluhan relawankebencanaan dari berbagai organisasi antusias mengikuti penguatan kapasitas kawasan untuk pencegahan dan kesiapsiagaan bencana di Pendopo Mantyasih, Kelurahan Magelang, Kota Magelang , Sabtu (13/9). Kegiatan ini merupakan agenda SAMBUT (Sabtu Membangun Kebersamaan untuk Ketangguhan).

    Lebih dari 60 relawan berdiskusi dan berbagi ilmu serta pengalaman dalam penanggulangan bencana. Pada SAMBUT edisi kedua ini, mengambil tema tentang kaji cepat dan mitigasi bencana. Selain diikuti oleh relawan kebencanaan, turut hadir pula dalam kegiatan ini dari Kasie Trantib Kelurahan se-Kota Magelang.

    Siska Sriyoga, Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Kota Magelang menuturkan, kegiatan ini rutin dilakukan guna membangun ketangguhan masyarakat Magelang dalam menghadapi bencana. Penanggulangan bencana menjadi tanggung jawab bersama tidak hanya pemerintah maupun organisasi relawan.”Materi yang didiskusikan kali ini memegang peran penting dalam penanggulangan bencana. Dengan kaji cepat dapat data valid terkait kejadian bencana dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam penetapan status maupun dalam pemberian bantuan,” ujarnya.

    Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang, Machbub Yani Arfian menjelaskan, kegiatan positif ini selain memperkuat hubungan antarrelawan juga mendukung misi Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono dalam membangun kota berketahanan.

    Dia berharap makin banyak masyarakat Kota Magelang yang ambil peran dalam pencegahan bencana yang mungkin terjadi. Dengan memetakan potensi bencana di tiap wilayah, resiko yang mungkin timbul dapat dikurangi.

    “Potensi bencana di Kota Magelang salah satunya adalah bencana hidrometeorologi, akibat cuaca ekstrem,” tuturnya.

    Memasuki musim penghujan ini, Machbub menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang, membersihkan drainase dan memeriksa struktur bangunan. Semangat gotong royong warga juga perlu untuk terus ditingkatkan.

    Saifudin Chanani yang lama berkecimpung di dunia kerelawanan selaku fasilitator acara menyambut baik kegiatan ini. Dia berharap bisa menjadi agenda rutin dan berpindah tempat tiap bulannya dengan materi yang berbeda.

    “Dengan SAMBUT, diharapkan dapat terbentuk Forum Pengurangan Resiko Bencana dan Kelurahan Tangguh Bencana guna wujudkan misi Wali Kota Magelang,” ungkapnya. 

  • Pranata Pencarian dan Pertolongan BPBD Kota Magelang Ikuti Workshop Pemberdayaan Masyarakat

    Pranata Pencarian dan Pertolongan BPBD Kota Magelang Ikuti Workshop Pemberdayaan Masyarakat

    Magelang – Pranata Pencarian dan Pertolongan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang mengikuti Workshop Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pencarian dan Pertolongan yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), pada Sabtu (6/9/2025), bertempat di RM. Sari Roso, Desa Sriwedari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang.

    Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas serta peran aktif masyarakat dalam mendukung upaya pencarian dan pertolongan pada kondisi darurat maupun bencana. Workshop menghadirkan narasumber dari BASARNAS yang membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar, mulai dari teknik pencarian korban, pertolongan pertama, hingga koordinasi lapangan.

    BPBD Kota Magelang melalui pranata pencarian dan pertolongan menyambut baik kegiatan ini. Selain memperkuat jejaring kerja dengan BASARNAS dan unsur terkait lainnya, workshop juga menjadi sarana berbagi pengalaman sekaligus memperdalam keterampilan teknis yang dibutuhkan di lapangan.

    Dengan adanya pelatihan pemberdayaan masyarakat ini, diharapkan kolaborasi antara BPBD, BASARNAS, dan masyarakat semakin solid dalam upaya penyelamatan serta pertolongan korban bencana di wilayah Magelang dan sekitarnya.

  • BPBD Kota Magelang Gelar Jumat Bersih, Berantas Sarang Nyamuk dan Cegah DBD

    BPBD Kota Magelang Gelar Jumat Bersih, Berantas Sarang Nyamuk dan Cegah DBD

    Magelang, 29 Agustus 2025 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang menggelar kegiatan Jumat bersih di lingkungan kantornya pada hari Jumat, 29 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memberantas sarang nyamuk dan mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Magelang.

    Kegiatan Jumat bersih ini diikuti oleh seluruh pegawai BPBD Kota Magelang, bersama-sama membersihkan lingkungan kantor, termasuk membersihkan selokan, membuang sampah pada tempatnya, serta menguras dan menutup tempat-tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Serta penataan lingkungan agar bebas dari genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti.

    Kepala BPBD Kota Magelang, Machbub Yani Arfian, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat bersih ini merupakan salah satu upaya BPBD Kota Magelang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. “DBD merupakan penyakit yang berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, kita harus bersama-sama mencegah penyebarannya dengan cara memberantas sarang nyamuk,” ujarnya.

    Selain itu, Machbub Yani Arfian juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Magelang untuk secara rutin melakukan kegiatan serupa di lingkungan masing-masing. “Ayo Gotong Royong Cegah Demam Berdarah,” ajaknya.

    Melalui kegiatan ini, BPBD Kota Magelang berharap dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat upaya bersama dalam mencegah penyebaran DBD di wilayah Kota Magelang.