Category: berita

  • BPBD Kota Magelang Sampaikan Terima Kasih kepada Seluruh Pihak dalam Operasi Pencarian di Gunung Slamet

    BPBD Kota Magelang Sampaikan Terima Kasih kepada Seluruh Pihak dalam Operasi Pencarian di Gunung Slamet

    Magelang — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan BKO, tim SAR gabungan, komunitas pendaki, warga lokal, serta semua pihak yang telah terlibat aktif dalam operasi pencarian di kawasan Gunung Slamet.

    “Dedikasi, kerja keras, dan pengorbanan seluruh personel di lapangan, baik dalam kondisi medan yang berat maupun cuaca yang tidak menentu, merupakan wujud nyata kepedulian terhadap keselamatan sesama. Atas nama Pemerintah Kota Magelang, kami menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya,”

    BPBD Kota Magelang juga mengapresiasi sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, Basarnas, relawan kebencanaan, komunitas pendaki, serta masyarakat setempat yang telah bahu-membahu mendukung kelancaran operasi pencarian.

    Diharapkan semangat kebersamaan dan kolaborasi ini terus terjaga dalam memperkuat kesiapsiagaan serta respons terhadap potensi bencana di masa mendatang demi keselamatan bersama.

  • BPBD Kota Magelang Gelar Simulasi Kebencanaan di SDN Jurangombo 4

    BPBD Kota Magelang Gelar Simulasi Kebencanaan di SDN Jurangombo 4

    Magelang, 13 Januari 2026 — Kegiatan sosialisasi dan simulasi kebencanaan bagi siswa sekolah dasar berlangsung khidmat dan edukatif di SDN Jurangombo 4, Kota Magelang. Sebanyak 166 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat.

    Kegiatan dimulai pukul 06.30 WIB dan diawali dengan siraman rohani sebagai pembuka acara. Sesi ini dimaksudkan untuk menumbuhkan ketenangan, kedisiplinan, serta membentuk karakter peserta didik agar siap menerima materi pembelajaran berikutnya.

    Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi utama oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang. Narasumber dari BPBD menjelaskan mengenai gempa bumi, mulai dari pengertian, penyebab terjadinya gempa, hingga dampak yang dapat ditimbulkan bagi manusia dan lingkungan. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan disertai contoh dalam kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami oleh anak-anak.

    Selain penyampaian materi, petugas BPBD juga memberikan edukasi mengenai langkah-langkah praktis yang harus dilakukan saat gempa terjadi, antara lain cara melindungi diri, mencari tempat aman, tidak panik, serta pentingnya mengikuti arahan guru atau orang dewasa. Para siswa juga diajak melakukan simulasi sederhana sehingga mereka tidak hanya menerima penjelasan secara teori, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung.

    Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias bertanya dan aktif menjawab pertanyaan dari narasumber. Guru-guru yang mendampingi turut berperan dalam menjaga ketertiban serta kelancaran kegiatan agar tetap berlangsung kondusif.

    Kepala Sekolah SDN Jurangombo 4 menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi kebencanaan ini memberikan pemahaman baru bagi pihak sekolah mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Ke depan, pihak sekolah berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil sosialisasi dengan menyiapkan jalur evakuasi yang jelas, menentukan titik kumpul yang aman, serta melengkapi sarana pendukung seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

    Melalui kegiatan ini, diharapkan pengetahuan mengenai kesiapsiagaan bencana dapat tertanam sejak dini. Anak-anak tidak hanya memahami apa itu gempa bumi, tetapi juga memiliki kesadaran untuk melindungi diri dan orang di sekitarnya ketika bencana terjadi. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian BPBD Kota Magelang dalam meningkatkan literasi kebencanaan di lingkungan sekolah serta membangun budaya tanggap darurat di kalangan generasi muda.

  • Pelatihan Pemasangan Shelter Bersama BPBD Kota Magelang dan KSR Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

    Pelatihan Pemasangan Shelter Bersama BPBD Kota Magelang dan KSR Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

    Magelang, 8 Januari 2026 – Korps Sukarela (KSR) Universitas Tidar bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pemasangan Shelter pada Kamis (8/1). Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas serta kesiapsiagaan relawan dan petugas dalam menghadapi potensi bencana, khususnya dalam penyediaan hunian sementara bagi masyarakat terdampak.

    Pelatihan ini diikuti oleh anggota KSR Universitas Tidar dan staf BPBD Kota Magelang dengan antusias. Para peserta mendapatkan pembekalan mulai dari teori hingga praktik lapangan terkait teknik dasar dan lanjutan dalam pemasangan shelter. Materi pelatihan meliputi pemilihan lokasi yang aman, teknik pemasangan tenda yang benar, serta pemeliharaan shelter agar tetap layak digunakan selama masa tanggap darurat.

    Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan teknis peserta sehingga mampu melaksanakan pemasangan shelter secara cepat, tepat, dan aman saat terjadi bencana. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat terdampak dapat dilakukan secara optimal dan berstandar keselamatan.

    Pelatihan ini menjadi wujud nyata sinergi antara KSR Universitas Tidar dan BPBD Kota Magelang dalam membangun kapasitas sumber daya manusia kebencanaan serta memperkuat ketangguhan komunitas, demi terwujudnya Indonesia Tangguh Bencana.

  • BPBD Kota Magelang Ajak Warga Panjatkan Doa untuk Keselamatan Pendaki yang Hilang di Gunung Slamet

    BPBD Kota Magelang Ajak Warga Panjatkan Doa untuk Keselamatan Pendaki yang Hilang di Gunung Slamet

    BPBD Kota Magelang mengajak seluruh warga Kota Magelang untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi keselamatan Syafiq Ridhan Ali Razan, saudara kita yang dilaporkan hilang di lereng Gunung Slamet sejak Sabtu, 27 Desember 2025.

    Doa dan dukungan moril dari masyarakat diharapkan dapat menjadi kekuatan bagi korban, keluarga, serta seluruh tim yang saat ini masih berjuang melakukan pencarian di medan yang berat dan penuh tantangan.

    BPBD Kota Magelang menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh unsur tim SAR, relawan, aparat, dan masyarakat yang telah bekerja tanpa lelah, penuh dedikasi, dan mengedepankan kemanusiaan dalam upaya pencarian korban.

    Semoga Syafiq Ridhan Ali Razan segera dapat ditemukan dan dipertemukan kembali dengan keluarga dalam keadaan sehat wal afiat. Mari kita satukan doa terbaik untuk keselamatan beliau dan kelancaran seluruh proses pencarian.

  • BPBD Kota Magelang Kirim Personel OpSAR Bantu Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Slamet

    BPBD Kota Magelang Kirim Personel OpSAR Bantu Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Slamet

    BPBD Kota Magelang mengirimkan personel Operasi Pencarian dan Pertolongan (OpSAR) untuk membantu proses pencarian seorang pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan asal Kota Magelang yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Slamet, Jawa Tengah, sejak Sabtu, 27 Desember 2025.

    Pengiriman personel ini merupakan bentuk dukungan dan solidaritas BPBD Kota Magelang terhadap upaya pencarian yang dikoordinasikan oleh Basarnas dan tim SAR gabungan setempat. Personel yang dikirim memiliki kompetensi di bidang pencarian dan pertolongan serta dibekali peralatan pendukung sesuai standar keselamatan.

    Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang menyampaikan bahwa keikutsertaan personel OpSAR diharapkan dapat memperkuat tim di lapangan serta mempercepat proses pencarian korban. BPBD juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan memantau perkembangan operasi secara berkala.

    BPBD Kota Magelang mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pendaki, agar selalu mematuhi prosedur keselamatan, melapor kepada petugas sebelum melakukan pendakian, serta memperhatikan kondisi cuaca dan fisik demi menghindari kejadian serupa.