Category: berita

  • BPBD Kota Magelang Serahkan Sertifikat Apresiasi Keamanan Siber

    BPBD Kota Magelang Serahkan Sertifikat Apresiasi Keamanan Siber

    Kota Magelang — BPBD Kota Magelang menyerahkan sertifikat apresiasi keamanan siber kepada Haris Aidhin Ramadhan atas peran dan kontribusinya dalam menemukan kerentanan pada sistem elektronik Pemerintah Kota Magelang.

    Penyerahan sertifikat ini merupakan bentuk penghargaan atas kepedulian dan kontribusi positif dalam meningkatkan keamanan informasi serta mendukung upaya Pemerintah Kota Magelang dalam memperkuat sistem perlindungan data dan layanan elektronik.

    BPBD Kota Magelang mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan risiko siber yang dapat berdampak pada pelayanan publik. Diharapkan kerja sama dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan sistem informasi pemerintah dapat terus ditingkatkan.

    Dengan adanya apresiasi ini, BPBD Kota Magelang berharap kesadaran akan pentingnya keamanan siber semakin tumbuh dan menjadi bagian dari budaya kerja serta tanggung jawab bersama dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik yang aman dan andal.

  • BPBD Kota Magelang Laksanakan Apel Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    BPBD Kota Magelang Laksanakan Apel Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

    Magelang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang melaksanakan Apel Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Kegiatan apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, serta sistem koordinasi dalam pelaksanaan tugas selama periode Natal dan Tahun Baru.

    Apel posko diikuti oleh personel Satgas Penanggulangan Bencana, ASN BPBD Kota Magelang, serta unsur pendukung lainnya. Melalui kegiatan ini, BPBD Kota Magelang menegaskan komitmen untuk memberikan pelayanan cepat dan responsif kepada masyarakat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang.

    BPBD Kota Magelang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan potensi bencana, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan 112 Kota Magelang.

  • BPBD Kota Magelang Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

    BPBD Kota Magelang Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

    Magelang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi yang meliputi potensi banjir, tanahlongsor,dan angin kencang di wilayah Kota Magelang. Penetapan status siaga darurat ini berlaku terhitung mulai tanggal 1 Desember 2025 sampai dengan 1 Maret 2026.

    Penetapan status siaga darurat tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif dalam menghadapi peningkatan curah hujan dan kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, khususnya pada musim penghujan. Berdasarkan informasi prakiraan cuaca dari instansi terkait, Kota Magelang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang dapat memicu terjadinya longsor, serta angin kencang.

    BPBD Kota Magelang juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor, dan wilayah dengan banyak pepohonan tinggi. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan kejadian atau potensi bencana kepada BPBD Kota Magelang agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.

    Dengan langkah kesiapsiagaan ini, diharapkan dampak bencana hidrometeorologi di wilayah Kota Magelang dapat diminimalkan serta keselamatan masyarakat dapat terjaga.

  • Kerja Bakti Penanganan Potensi Longsor di Tidar Campur Dilakukan untuk Kedua Kalinya

    Kerja Bakti Penanganan Potensi Longsor di Tidar Campur Dilakukan untuk Kedua Kalinya

    Magelang – BPBD Kota Magelang bersama warga dan berbagai unsur relawan kembali melaksanakan kerja bakti penanganan potensi longsor di wilayah Tidar Campur, Kelurahan Tidar Selatan. Kegiatan ini merupakan penanganan tahap kedua sebagai upaya mengurangi risiko bencana memasuki musim penghujan.

    Kerja bakti ini diikuti oleh warga setempat bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), PMI, Tagana, Garda, Linmas Magelang Selatan, serta jajaran Kelurahan Tidar Selatan. Mereka pemangkasan vegetasi yang berpotensi membahayakan, serta penataan lingkungan di sekitar lereng.

    BPBD Kota Magelang mengapresiasi kebersamaan seluruh pihak yang terlibat dalam upaya mitigasi ini. Kolaborasi antarinstansi dan partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keselamatan lingkungan, terutama di wilayah rawan longsor.

    Mari bersama tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan memasuki musim penghujan dengan kerja bakti membersihkan lingkungan.
    Bersama kita kuat, bersama kita selamat.

  • BPBD Laksanakan Giat Pemotongan Rumpun Bambu Rawan Longsor di Tidar Campur

    BPBD Laksanakan Giat Pemotongan Rumpun Bambu Rawan Longsor di Tidar Campur

    Magelang — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang melaksanakan giat pemotongan rumpun bambu yang berpotensi menimbulkan longsor di wilayah Tidar Campur RT 04/RW 01, Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, pada Kamis, 4 Desember 2025.

    Kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama warga setempat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Linmas, aparat Kelurahan Tidar Selatan, serta Kecamatan Magelang Selatan sebagai langkah mitigasi bencana untuk mengurangi risiko tanah longsor, terutama di musim penghujan.

    Pemotongan rumpun bambu dilakukan karena kondisi tanaman yang tumbuh lebat di area dengan kontur tanah miring dinilai berpotensi menambah beban tanah dan meningkatkan risiko terjadinya longsor. Sejak pagi hari, seluruh unsur yang terlibat bergotong royong melakukan penebangan, pemotongan, serta pembersihan sisa-sisa bambu di sekitar lokasi.

    Kepala BPBD Kota Magelang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata upaya pencegahan bencana berbasis kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Mitigasi dini sangat penting dilakukan untuk menekan potensi ancaman bencana dan menjaga keselamatan warga yang bermukim di sekitar titik rawan.

    Pemerintah Kelurahan Tidar Selatan dan Kecamatan Magelang Selatan turut mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat dalam kegiatan ini. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi potensi bencana.

    Dengan terlaksananya giat pemotongan rumpun bambu tersebut, diharapkan potensi terjadinya longsor di wilayah Tidar Campur dapat diminimalisir, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekitar. Kegiatan diakhiri dengan pembersihan area dan pemantauan lanjutan terhadap kondisi lingkungan di lokasi rawan bencana.