Category: berita

  • BPBD Kota Magelang Laksanakan pengembangan kapasitas SATGAS PB BPBD Kota Magelang dengan Treking Jalur Candi Selogriyo

    BPBD Kota Magelang Laksanakan pengembangan kapasitas SATGAS PB BPBD Kota Magelang dengan Treking Jalur Candi Selogriyo

    Dalam rangka meningkatkan kapasitas Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di musim penghujan tahun 2025, BPBD Kota Magelang melaksanakan kegiatan pengembangan kapasitas treking di Jalur Candi Selogriyo, Kabupaten Magelang.

    Kegiatan yang digelar pada hari ini (Jum’at, 15/8/2025)  diikuti oleh jajaran BPBD, PPPK Pranata Pencarian dan Pertolongan Pemula serta Satgas. Selain sebagai upaya memperkuat fisik dan mental anggota, treking juga bertujuan membangun kekompakan tim serta memperluas pengetahuan lapangan terkait kondisi geografis wilayah yang rawan bencana.

    Sekretaris BPBD Kota Magelang menyampaikan bahwa memasuki musim penghujan, kewaspadaan terhadap potensi bencana seperti tanah longsor, banjir, maupun pohon tumbang harus ditingkatkan. Oleh karena itu, Satgas dituntut selalu sigap, sehat, dan solid dalam melaksanakan tugas di lapangan.

    “Melalui kegiatan treking ini, kami berharap kapasitas Satgas semakin terasah. Selain menjaga kesehatan, kegiatan ini juga melatih kerja sama dan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat di medan yang sulit,” ujarnya.

    BPBD Kota Magelang mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam upaya mitigasi bencana dengan menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta waspada terhadap potensi bahaya di sekitar tempat tinggal masing-masing.

  • BPBD Kota Magelang Ikuti Latihan Rope Access Bersama PMI dan Relawan di Jembatan Sungai Elo

    BPBD Kota Magelang Ikuti Latihan Rope Access Bersama PMI dan Relawan di Jembatan Sungai Elo

    Magelang – Satuan Tugas (Satgas) dan PPPK Pranata Pencarian dan Pertolongan Pemula BPBD Kota Magelang mengikuti latihan keterampilan rope access bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan relawan kebencanaan di atas Jembatan Sungai Elo, kawasan Canguk, Jum’at (08/08/2025).

    Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan teknis personel dalam melakukan evakuasi korban di medan sulit, khususnya di area dengan ketinggian atau melintasi aliran sungai. Latihan melibatkan simulasi penurunan dan penarikan korban menggunakan tali, sistem katrol, serta teknik pengamanan personel.

    Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang, Machbub Yani Arfian, S.Pd, menyampaikan bahwa keterampilan rope access sangat penting bagi petugas penanggulangan bencana, terutama saat menghadapi kejadian seperti banjir, tanah longsor, atau evakuasi di jembatan dan tebing.

    “Latihan ini tidak hanya memperkuat keterampilan teknis, tetapi juga mempererat koordinasi lintas instansi dan relawan,” ujarnya.

    Latihan dipandu oleh instruktur berpengalaman dari PMI dan melibatkan uji peralatan keselamatan, teknik komunikasi tim, serta prosedur penanganan darurat di ketinggian. Seluruh peserta diwajibkan menggunakan personal protective equipment (PPE) lengkap seperti helm, harness, dan safety rope.

    Dengan adanya pelatihan bersama ini, diharapkan sinergi antara BPBD, PMI, dan relawan kebencanaan di Kota Magelang semakin solid, sehingga mampu memberikan respon cepat dan aman saat menghadapi situasi darurat di lapangan.

  • Giat “Nyapu Bareng” BPBD Kota Magelang

    Giat “Nyapu Bareng” BPBD Kota Magelang

    BPBD Kota Magelang, Dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, Seluruh karyawan dan karyawati  melaksanakan kegiatan “Nyapu Bareng” yang digelar pada Selasa, 5 Agustus 2025 di wilayah Kantor BPBD Kota Magelang.

    Kegiatan ini serentak dilaksanakan baik masyarakat maupun OPD se-Kota Magelang, gerakan Nyapu Bareng bertujuan untuk membangun semangat gotong royong dan mencintai lingkungan. Gerakan nyapu bareng merupakan intruksi Walikota Magelang H. Damar Prasetyono. Mereka bersama-sama membersihkan jalan utama, saluran drainase, serta area publik yang menjadi titik rawan sampah.

    Sekretaris BPBD Putut Handoko, S.STP menyampaikan apresiasi atas antusiasme Karyawan dan Karyawati.

    “Kegiatan ini bukan hanya soal menyapu, tapi juga membangun semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap lingkungan. Harapannya, kebiasaan ini bisa menjadi budaya bersih yang berkelanjutan dan turut mencegah terjadinya bencana,” ujarnya.

    Selain menyapu dan memungut sampah, juga melakukan pemangkasan rumput liar, dan pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir.

    Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, diharapkan Lingkungan BPBD semakin bersih, sehat, dan nyaman untuk bekerja.

  • BPBD KOTA MAGELANG IKUTI GIAT BERSIH SUNGAI DAN TEBAR BENIH IKAN DI KALI BENING

    BPBD KOTA MAGELANG IKUTI GIAT BERSIH SUNGAI DAN TEBAR BENIH IKAN DI KALI BENING

    Jum’at (01/08/2025) BPBD Kota Magelang mengikuti giat Bersih Sungai dan Tebar Benih Ikan di Kali Bening. Kegiatan diselenggarakan oleh Kelurahan Kramat Selatan di ikuti oleh Relawan dan Unsur Pendidikan. BPBD Kota Magelang mengikutsertakan JF Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda, tiga orang Pranata Pencarian dan Pertolongan Pemula serta Satgas PB.

    Resik Kali Bening dilaksanakan dalam rangka menyabut HUT Republik Indonesia ke-80 Tahun 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya ekosistem sungai.  Bentuk kegiatan pembersihan area sungai dari sampah plastik, kayu dan limbah lainnya oleh peserta menggunakan alat bantu.  Di Akhir kegiatan dilepaskan ratusan benih ikan untuk menjaga ekosistem sungai.

    Harapan dari kegiatan ini adalah Menurunnya jumlah sampah di sungai, ekosistem sungai menjadi lebih sehat dan seimbang, ikan-ikan lokal mendapat ruang hidup dan berkembang biak, serta terciptanya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga lingkungan.

  • PENCARIAN KORBAN LAKA SUNGAI PROGO MAGELANG

    PENCARIAN KORBAN LAKA SUNGAI PROGO MAGELANG

    SATGAS  BPBD Mengikuti Operasi SAR gabungan yang dikerahkan untuk melakukan pencarian seorang pria, Endang M (43) warga Jetis, Desa Kedungsari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, dilaporkan hanyut di Sungai Progo saat mencari ikan

    Korban menjala ikan bersama dua orang rekannya. Karena ada kenaikan debit air, mereka (korban) tidak mampu menepi sehingga hanyut di aliran Progo. Sementara itu, Koordinator Basarnas Unit Siaga SAR Borobudur, Basuki mengatakan, pihaknya mendapat informasi ada satu orang diperkirakan hanyut di aliran Sungai Progo saat mereka mencari ikan pada Rabu (11/6) sore. Tim SAR gabungan yang melibatkan warga, relawan, BPBD, Damkar, Basarnas, TNI, dan Polri telah melakukan pencarian intensif selama dua hari, korban laka singai progo magelang akhiranya berhasil ditemukan pa Jum’at (13/6/2025) sore. Penemuan korban dikonfirmasi oleh Yoga, salah satu petugas dari Damkar kabupaten Magelang yang turut terlibat dalam Operasi SAR Gabungan