Author: AdminBpbd

  • BPBD Kota Magelang Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    BPBD Kota Magelang Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

    Kota Magelang – BPBD Kota Magelang gelar apel kesiapsiagaan pada Sabtu (09/12) di Halaman Utama BPBD Kota Magelang. Apel dipimpin oleh Machbub Yani Arfian selaku Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang yang diikuti oleh gabungan TRC Lintas Sektoral dan para relawan dari berbagai organisasi.

    Adapun dasar penyelenggaraan apel kesiapsiagaan berpedoman pada Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Tengah yang mengarahkan untuk setiap daerah melaksanakan apel guna merapatkan barisan dalam kerja sama penanganan bencana dan mensosialisasikan keberadaan BPBD agar lebih dikenal di lingkungan masyarakat. Ancaman bencana hidrometeorologi diprediksikan oleh BMKG akan berlangsung selama enam bulan kedepan dengan puncak musim penghujan jatuh pada Bulan Februari.

    “Acara ini dikemas dalam bentuk sarasehan untuk membangun komunikasi dan meningkatkan koordinasi serta menjaring masukan dari para relawan dan pihak terkait dalam penanganan bencana”.

    Nur Singgih peserta apel mewakii Dinas Perhubungan menyambut baik Kegiatan ini dan berharap ada tindak lanjut Kegiatan semacam ini agar terjalin komunikasi dan koordinasi lintas sektoral penanganan bencana.

    Mchbub menambahkan kegiatan ini akan di adakan rutin setiap tahun melalui kegiatan apel siaga.

  • BPBD Kota Magelang Adakan Simulasi Aktivasi Sistem Komando Libatkan TNI dan Polri

    Sabtu (09/12) BPBD Kota Magelang menyelenggarakan Rakor Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometereologi dan Simulasi Aktivasi Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana di Kantor BPBD Kota Magelang. Acara dibuka oleh Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang, Machbub Yani Arfian kemudian dilanjutkan penyampaian materi oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Herwanto Tri Sungkowo.

    Kegiatan berlangsung setelah diadakan apel kesiapsiagaan dan berada di tenda posko untuk menciptakan aura posko Komando Penanganan Darurat Bencana dan dihadiri oleh tim TRC lintas sektoral yang dibentuk berdasarkan SK Wali Kota.

    Herwanto mengatakan upaya yang telah dilakukan dalam menghadapi bencana hidrometereologi yaitu membentuk Tim Reaksi Cepat lintas sektoral dari OPD teknis se-Kota Magelang.

    “Aktivasi sistem komando dapat diaktifkan apabila kepala daerah menetapkan status tanggap darurat bencana.” Ujarnya. Saat ini beberapa kota/Kabupaten mengeluarka SK Siaga dan SK Darurat Bencana. Kota Magelang semoga tidak mengeluarkan SK serupa imbuhnya.

    Dalam paparannya turut ditampilkan peta potensi rawan bencana dan potensi bencana hidrometeorologi Kota Magelang berdasarkan Kajian Risiko Bencana (KRB) yang tengah disusun oleh BPBD Kota Magelang.

    Dengan simulai semacam ini akan membuka wawasan penanganan darurat bencana di Kota Magelang Kata Tutus salah satu peserta. Harapanya di tingkat RT diberikan pelatihan serupa.

    Dalam kegiatan tersebut juga membuka forum diskusi dan tanya jawab terkait penanganan bencana di Kota Magelang. Salah satu penanya, Slamet dari ORARI meminta adanya jalur evakuasi titik kumpul dan rambu-rambu kebencanaan di Kelurahan Rejowinangun Utara guna membangun kesadaran warga dalam menghadapi bencana.

    Kota Magelang – BPBD Kota Magelang gelar apel kesiapsiagaan pada Sabtu (09/12) di Halaman Utama BPBD Kota Magelang. Apel dipimpin oleh Machbub Yani Arfian selaku Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang yang diikuti oleh gabungan TRC Lintas Sektoral dan para relawan dari berbagai organisasi.

    Adapun dasar penyelenggaraan apel kesiapsiagaan berpedoman pada Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Tengah yang mengarahkan untuk setiap daerah melaksanakan apel guna merapatkan barisan dalam kerja sama penanganan bencana dan mensosialisasikan keberadaan BPBD agar lebih dikenal di lingkungan masyarakat. Ancaman bencana hidrometeorologi diprediksikan oleh BMKG akan berlangsung selama enam bulan kedepan dengan puncak musim penghujan jatuh pada Bulan Februari.

    “Acara ini dikemas dalam bentuk sarasehan untuk membangun komunikasi dan meningkatkan koordinasi serta menjaring masukan dari para relawan dan pihak terkait dalam penanganan bencana”.

  • Satgas PB dan TRC PB BPBD Kota Magelang Dilatih Kekompakan dalam Penanggulangan Bencana

    Satgas PB dan TRC PB BPBD Kota Magelang Dilatih Kekompakan dalam Penanggulangan Bencana

    Sebanyak 10 anggota Satuan Petugas Penanggulangan Bencana (Satgas PB) dan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) BPBD Kota Magelang membangun kekompakan melalui outbond. Kegiatan berlangsung disela Studi Komparasi yang dilakukan BPBD Kota Magelang ke BPBD Kabupaten Gunung Kidul. Bertempat di Pantai Indrayanti, peserta bekerjasama secara tim dalam sebuah fun game dipandu instruktur.

    Suryani selaku panita acara mengungkapkan selain untuk membangun kekompakan kegiatan ini bertujuan untuk membangun semangat kerjasama dalam penanggulangan bencana, mengingat sebentar lagi akan memasuki musim penghujan.

    Seluruh peserta antusias ikuti permainan selama hampir 2 jam walaupun harus basah karena terkena air dalam permainan. Fathan sebagai peserta termuda, merasa senang dengan adanya kegiatan ini dan berharap menjadi kegiatan rutin dalam mengembangkan kapasitas petugas penanggulangan bencana BPBD Kota Magelang.

  • Satgas Penanggulangan Bencana dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Magelang Berbagi Pengalaman di BPBD Gunungkidul

    Satgas Penanggulangan Bencana dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Magelang Berbagi Pengalaman di BPBD Gunungkidul

    Gunungkidul – 24 November 2023. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang melakukan Studi Komparasi di BPBD Gunungkidul. Kegiatan ini diikuti 20 peserta terdiri dari pejabat struktural BPBD Kota Magelang, fungsional Penanggulangan Bencana, Satgas Penanggulangan Bencana serta Anggota Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB). Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari di kawasan Pantai Indrayanti Kabupaten Gunungkidul.

    Pada hari pertama dilaksanakan diskusi terkait kaji cepat penanggulangan bencana dan manajemen SDM TRC di BPBD Kabupaten Gunungkidul. Hadir Kusmiyanto anggota TRC BPBD Kabupaten Gunungkidul sebagai narasumber.

    Kabid Kedaruratan & Logistik BPBD Kota Magelang, Herwanto mengungkapkan kegiatan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan menambah wawasan dalam penanggulangan bencana.

    Anto salah satu peserta mengungkapkan antusiasme yang besar adanya kegiatan ini. “Kami senang bisa belajar dan menambah wawasan baru dalam penanggulangan bencana.” Imbuhnya

    Semoga acara semacam ini dapat sering dilaksakan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi TRC dan Satgas, ujar Nico sebagai TRC.

    Selain materi kaji cepat, Satgas dan TRC juga dilatih kekompakan dan kerjasama dengan kegiatan outbond di Pantai Indrayanti, Gunungkidul dengan instruktur yang memiliki kompetensi di bidangnya. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD bersama Pejabat struktural BPBD Kota Magelang.

  • BPBD Kota Magelang Gelar Pelatihan Jurnalistik

    BPBD Kota Magelang Gelar Pelatihan Jurnalistik

    MAGELANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Magelang adakan pelatihan jurnalistik bertajuk ‘Menulis Itu Menyenangkan’ bagi pegawai di Ruang Rapat BPBD Kota Magelang, Jumat (17/11/2023).

    Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang, Machbub Yani Arfian membuka acara dan menyampaikan bahwa pelatihan semacam ini sangat diperlukan bagi instansi pemerintah khususnya BPBD yang setiap saat terjadi bencana harus selalu sigap dan cepat dalam penyampaian informasi kebencanaan.

    “Saya berharap seluruh peserta dapat belajar banyak dari materi yang akan disampaikan. Giat ini sebagai salah satu kerjasama pentahelix dalam penanganan bencana untuk memberikan informasi kepada masyarakat.” Ucapnya.

    Sementara itu, Kepala Biro Suara Merdeka Kedu-DIY, Asef F Amani selaku pemateri menyampaikan pentingnya penyampaian berita faktual bagi BPBD Kota Magelang. Ia menekankan bahwa informasi kejadian bencana dikemas secara up to date dan mencegah hoaks.

    “Jangan sampai masyarakat menerima berita hoaks ya, misalnya dengan membagikan foto kejadian bencana beberapa waktu lalu, tempat dan jenis bencananya juga beda.” Ujarnya.

    pegawai BPBD Kota Magelang antusias mengikuti workshop jurnalistik pada Jumat (17//11) di Ruang Rapat Kantor BPBD Kota Magelang
    sumber : Dokumentasi BPBD Kota Magelang

    Adapun, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pegawai BPBD Kota Magelang mengenai definisi dan fungsi jurnalistik serta membangun sinergitas dalam meningkatkan produktivitas kehumasan.